• Jumat, 19 Agustus 2022

Stefanus Gandi Menilai Kenaikan Harga Tiket ke TNK Kental Otoritarianisme

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 15:22 WIB
Stefanus Gandi  (Ist )
Stefanus Gandi (Ist )

MANGGARAI BARAT | Pemerintah Provinsi NTT telah resmi menetapkan tarif kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), dari sebelumnya hanya Rp 150.000,00 menjadi Rp 3,750 juta setiap orang per tahun, pada Senin (01/08/2022).

Di balik kebijakan ini, Direktur Stefanus Gandi Institut, Stefanus Gandi, juga turut berkomentar.

Baca Juga: Unjuk Rasa di Labuan Bajo, Angelo Wake Kako: Naikan Harga Tiket Sewajarnya

Stefan menilai kenaikan harga tiket ini adalah bentuk kebijakan yang kental dengan nuansa otoritarianisme tanpa memperhatikan dampak terhadap ekosistem pariwisata Labuan Bajo.

Secara langsung, pemaksaan kebijakan harga tiket ini membuat kunjungan wisata akan menurun drastis.

Stefan menilai kebijakan ini akan kontra dengan tagline kawasan pariwisata super premium yang pada akhirnya menghilangkan animo pelancong untuk berlibur ke Labuan Bajo.

Baca Juga: Kuasa Hukum Ferdy Sambo: Bisa saja Brigadir J Nangis karena Diputusin Pacarnya

"Jangan lupa bahwa maksud dan tujuan dari pembangunan infrastruktur pariwisata yang begitu besar di Labuan Bajo adalah untuk meningkatkan PAD serta kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan," ujar Direktur PT Indojet Sarana Aviasi itu kepada wartawan, Selasa (02/08/2022).

Ia menegaskan, jika kemudian terjadi penurunan kunjungan wisatawan akibat kenaikan tarif menuju TNK, maka tentu saja akan menjadi lelucon yang menggelikan.

Halaman:

Editor: Waldus Budiman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiket 3,75 ke Pulau Komodo Berlaku 1 Januari 2023

Selasa, 9 Agustus 2022 | 11:32 WIB
X