• Jumat, 19 Agustus 2022

Sandiaga Minta Pelaku Pariwisata di Labuan Bajo Tahan Diri

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 12:05 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno  (Humas Kemenparekraf )
Menparekraf Sandiaga Uno (Humas Kemenparekraf )

JAKARTA | Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno meminta seluruh pemangku kepentingan pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, untuk dapat menahan diri dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan persoalan terkait pengembangan sektor parekraf.

Menparekraf Sandiaga Uno menanggapi isu mogok pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo terkait kenaikan harga masuk Taman Nasional Komodo, khususnya di Pulau Komodo dan Pulau Padar, serta kawasan perairan sekitarnya.

Baca Juga: Boikot Pelayanan Pariwisata, Bupati Mabar: kami akan tindak tegas

"Terkait rencana mogok, saya mengimbau semua pelaku pariwisata ekonomi kreatif untuk menahan diri, tetap utamakan dialog secara transparan, terbuka, dengan hati yang sejuk dengan pikiran yang tenang. Mari sama-sama kita duduk bersama cari solusi, kita membuka ruang itu dan kita akan pastikan tidak akan ada efek-efek negatif," kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam "Weekly Press Briefing" yang berlangsung secara hybrid di Gedung Sapta Pesona, Kantor Kemenparekraf/Baparekraf, Senin (01/08/2022).

Baca Juga: Empat Poin Nota Kesepahaman Mogok Kerja Penyedia Jasa Pariwisata Labuan Bajo

Baca Juga: Harga Tiket Rp 3,75 hanya Berlaku di Wilayah Konservasi, Tarif Masuk Pulau Rinca Tetap Sama

Selama ini, kata Sandiaga, pihaknya secara aktif membuka dialog dan menampung aspirasi dari seluruh pelaku parekraf di Labuan Bajo.

"Kami membuka peluang diskusi, mencari solusi bagi para pelaku parekraf dan itu sudah dipimpin langsung oleh putra Labuan Bajo yang bertugas di kemenparekraf yaitu Bapak Vinsensius Jemadu selaku Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur dan juga Dirut dari Badan Pengelola Otorita Labuan Bajo Flores Shana Fatina," kata Menparekraf Sandiaga.

Editor: Waldus Budiman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiket 3,75 ke Pulau Komodo Berlaku 1 Januari 2023

Selasa, 9 Agustus 2022 | 11:32 WIB
X