• Jumat, 1 Juli 2022

Disparbud Matim Gelar Monitoring Desa Pariwisata Bamo

- Kamis, 31 Desember 2020 | 15:34 WIB
IMG-20201231-WA0029
IMG-20201231-WA0029

BORONG, POSFLORES.COM - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Manggrai Timur (Matim) melaksanakan monitoring Desa Wisata di Desa Bamo, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Matim, pada Selasa (29/21/2020).

Kapala Bidang Sumber Daya dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Disparbud Matim, Rofinus Hibur Hijau, kepada media ini mengatakan, kegiatan monotoring tersebut dimaksudkan untuk meninjau kembali sejauh mana Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Bamo telah mengimplementasikan pengelolaan destinasi wisata di kawasan wisata Pantai Nanga Rawa.

"Salah satu pengelolanya adalah Pokdarwis Siwu Riwu. Artinya, tempat singgah banyak orang, yang terletak di Desa Bamo," ujar Rofinus.

Ia menambahkan, pihaknya mengapresiasi Pokdarwis Desa Wisata Bamo, di mana mereka sudah mulai menata spot foto di kawasan destinasi wisata Desa Bamo.

"Hasil pengelolaannya cukup baik. Hanya saja, nanti kedepannya Disparbud Matim akan terus melakukan pendampingan, agar pengelolaannya makin maksimal dan mendatangkan minat kunjungan bagi pelaku wisata lokal, maupun domenstik dan mancanegara," jelasnya.

Ia menjelaskan, Sapta Pesona Pariwasata mesti benar-benar diterapkan di Desa Bamo. Dalam hal ini, prioritas 4A untuk pengembangan destinasi wisata yakni, 1. Atraksi, 2. Aksesibilitas, 3. Amenitas, 4. Awareness/kesadaran masyarakat.

Sementara itu, Kabid Kebudayaan Dusoarbud Kabupaten Matim, Frans Bukardi, mengimbau masyarakat Desa Bamo agar tetap mempertahankan dan menggiatkan budaya lokal.

"Salah satu kebudayaan kita yang paling unik adalah Tarian Vera dan Tradisi Kebu. Kebudayaan itu juga mesti terus digelar, karena unik dan sangat menarik perhatian wisatawan yang akan berkunjung," tutur Frans.

Ia menambahkan, segenap Tokoh-tokoh Adat, para Kepala Suku, masyarakat, dan anak muda harus bekerja sama membangun pariwisata di Desa Bamo.

"Dengan kerja sama yang baik dan didukung oleh Pemda Matim, pariwisata Desa Bamo akan meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan bagi setiap warga," ucapnya.

Kepala Desa (Kades) Bamo, Vinsensius Bela, sangat berterima kasih kepada Bupati Matim atas ditetapkannya Desa Bamo sebagai salah satu Desa Wisata.

"Saya sangat berharap dengan ditetapkannya Desa Bamo sebagai Desa Wisata, akan ada geliat ekonomi wisata yang sangat meningkat, serta pendapatan dan kesejahteraan masyarakat turut meningkat," ungkap Kades Vinsen.

Pantauan media ini, tampak masyarakat Desa Bamo antusias menyambut dan mengikuti kegiatan, dengan tetap ematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker. (Ando)

Editor: Yohanes Harmin Sahaja

Terkini

X