• Jumat, 9 Desember 2022

Alarm bagi Dunia Perjalanan dan Pariwisata Indonesia

- Senin, 9 Mei 2022 | 18:32 WIB
Puan Maharani  (Istimewa )
Puan Maharani (Istimewa )

 

 

Oleh: Mirah Kusumaningrum

 

COVID-19 telah menyebabkan tragedi yang luar biasa. Jumlah orang yang menderita penyakit, kematian, pengangguran dan kemiskinan sangat besar di berbagai belahan dunia.

Sektor Perjalanan dan Pariwisata Indonesia tentu saja tidak kebal terhadap pandemi itu.

Dalam semalam ratusan penerbangan ditangguhkan, perjalanan internasional dihentikan. Bahkan di dalam negeri, yurisdiksi nasional dan sub-nasional melembagakan pembatasan.

Satu juta pekerjaan sektor perjalanan dan pariwisata hilang setiap hari. Dampak ekonominya adalah Perjalanan dan Pariwisata yang pada tahun 2019 meliputi 10,4% atau USD 9.170 Milyar dari GDP global turun tajam menjadi 5,5% di tahun pertamanya saja yakni di tahun 2020 atau tinggal USD 4.671Milyar.

Jika kita renungkan peristiwa-ini, kita baru menyadari bahwa pandemi itu hanyalah sejenis alarm perubahan bagi lanskap dan tren dunia Perjalanan dan Pariwisata.

Halaman:

Editor: Oswaldus Jaya Budiman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ketum Persindo Optimis Lolos Jadi Peserta Pemilu 2024

Kamis, 10 November 2022 | 18:29 WIB

Begini Jawaban Tegas Luhut Soal Dampingi Anies 2024

Selasa, 1 November 2022 | 05:02 WIB
X