• Jumat, 20 Mei 2022

Mantovanny Tapung: Demi DIA, IKM, PKB, Guru Harus Menulis

- Sabtu, 30 April 2022 | 09:50 WIB
Dr. Mantovanny Tapung, S.Fil.,M.Pd (Istimewa )
Dr. Mantovanny Tapung, S.Fil.,M.Pd (Istimewa )



MANGGARAI -- Produktivitas guru-guru dalam meningkatkan dan mengembangkan pembelajaran bermutu melalui karya-karya ilmiah. Hal ini sangat penting juga untuk mendukung proses akreditasi sekolah, tegas Dr. Mantovanny Tapung

Dr. Mantovanny mengikuti kegiatan  Workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dengan Menulis dan Pubilkasi KTI pada komunitas guru-guru SMPN 1 Langke Rembong, pada Kamis (28 /04/2022). Dr. Mantovanny juga menjadi nasarasumber bedah buku “Setapak Literasi; Antologi Tulisan Karya Guru SMK Swakarsa Ruteng”, di SMK Swakarsa Ruteng, pada Jumat ( 29/04/2022).

Kata Mantovanny, demi menunjang dan mendukung nilai akreditasi sekolah dalam pada usulan Daftar Isian Akreditasi (DIA) di Sispena (Sistem Penilaian Akreditasi Sekolah/Madrasah) sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1005/P/2020 Kriteria dan Perangkat Akreditasi Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Keputusan Ketua BAN S/M, No:215/BAN-SM/SK/2021 tentang Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah, maka guru wajib membuat karya tulis ilmiah dalam jamak kategori, seperti artikel ilmiah, laporan hasil penelitian, artikel ilmiah populer, buku referensi, buku pelajaran, modul atau diktat ajar yang sesuai dengan bidang keahlian.

Baca Juga: Hadiri Bedah Buku di SMK Swakarsa, Bupati Hery: Guru-Guru Harus Bisa Menulis

Dari sekitar 36 butir penilaian akreditasi sekolah, terdapat beberapa butir yang langsung atau tidak langsung berhubungan dengan kreativitas, inovasi dan produktivitas guru dalam meningkatkan dan mengembangkan pembelajaran bermutu melalui karya-karya ilmiah. Sebagai KPA (Komisi Pelaksanaan Akreditasi) untuk wilayah Manggarai sekaligus asesor BAN S/M, Mantovanny menegaskan bahwa butir-butir penilaian ini sangat krusial dalam menentukan nilai akreditasi sekolah.

Manakala guru tidak bersemangat untuk menulis, kreatif, dan produktif dalam menghasilkan karya ilmiah atau karya inovatif lainnya yang mendukung proses pembelajaran bermutu, maka hal tersebut akan mengurangi atau menurunkan nilai akreditasinya. Di Manggarai masih sekitar 45% SD, SMP, SMA/SMK yang masih berstatus akreditasi C, dan perlu melakukan re-akreditasi pada masa-masa mendatang. Salah satu yang menyebabkan prosentasi ini masih tinggi, karena kebiasaan ilmiah dari guru-guru belum cukup signifikan.

Baca Juga: Otto Gusti, Kebangkitan adalah Sebuah Protes

Dosen Ilmu Sosial dan Filsafat Pendidikan Unika St. Paulus ini menambahkan, akreditasi sekolah itu penting, selain sebagai instrumen untuk mengukur kualitas sekolah sesuai 8 Standar Nasional Pendidikan sesuai dengan tuntutan UU Sisdiknas No. 20/2003 dan UU Guru dan Dosen, No.14/2005, tetapi juga bentuk akuntabilitas publik mengenai peran strategisnya membentuk SDM yang merupakan pilar (milestone) pembangunan peradaban negara bangsa. Dan, guru adalah profil-profil yang berada di garis depan (front liner) dalam membangun pilar peradaban bangsa tersebut, demi membuat warisan (legacy) yang positif dan konstruktif bagi masa depan bangsa.

"Guru menulis juga menjadi tuntutan dari Implementasi Merdeka Belajar (IKM), sebagaimana tertuang dalam Kepmendikbudristek Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam rangka Pemulihan Pembelajaran, yang pendekatannya sudah dengan paradigma baru dan berdiferensiasi. Salah satu kebijakan yang terkait dengan proses pembelajaran dan penilaian, Kurikulum Merdeka menerapka pola/skema Teaching at the right level (TaRL), yakni atau mengajar pada level yang benar/tinggi, adalah pendekatan pembelajaran yang tidak lagi mengacu pada tingkat kelas, melainkan mengacu pada tingkat kemampuan siswa," jelas Doktor Mantovanny. 

Baca Juga: Jurnalis Posflores.com Salurkan Ratusan Buku di SDN Jengok

Halaman:

Editor: Oswaldus Jaya Budiman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesan Nadiem A. Makarim untuk SMKN 1 Wae Ri'i

Sabtu, 14 Mei 2022 | 21:35 WIB

Kunjungi SDK Taga, Bupati Hery Titip 4 Pesan

Kamis, 12 Mei 2022 | 16:41 WIB

Otto Gusti, Kebangkitan adalah Sebuah Protes

Jumat, 29 April 2022 | 22:06 WIB

Dr Manto: Menulis Mampu Mengasah Kecerdasan

Rabu, 23 Maret 2022 | 17:22 WIB

Perjuangan Sang Guru Cantik dan Dua Belas Muridnya

Senin, 21 September 2020 | 17:14 WIB

AJO Matim Gelar Workshop Jurnalistik di SMAN 3 Borong

Sabtu, 19 September 2020 | 12:43 WIB

Launching Dua Buku, Begini Harapan Kadis PK Sikka

Jumat, 28 Agustus 2020 | 11:53 WIB
X