• Jumat, 19 Agustus 2022

Meningkatkan Keterampilan Memainkan Alat Musik Rekorder Siswa di SMPN 3 Boawae

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 05:05 WIB
Siswa SMPN Boawae saat memainkan alat musik  (Dokpri )
Siswa SMPN Boawae saat memainkan alat musik (Dokpri )

Oleh : YEREMIAS K DARANUA

(Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain Program Studi Pendidikan Seni Musik)

Bicara tentang musik bukan hal baru. Tanpa musik, hidup ini terasa hampa. Bagaikan mobil tanpa bensin. Siapa saja tentu suka dengan yang namanya musik. Entah musik tradisonal, musik modern atau kontemporer tentu setiap orang punya selera khusus dengan musik. Tergantung dari jenis dan aliran musik yang disukai.

Musik sangat universal, baik dari bentuk dan cara memainkanya. Musik bisa merasuki jiwa manusia. Tidak mengherankan jika menghadiri acara pesta pernikahan. Sudah pasti ketika disuguhkan musik-musik dangdut, Dj, dan lainnya orang terbangun dari tempat duduk menari-nari mengikuti irama musik.

Selain itu, musik juga bisa menghipnotis jiwa seseorang. Orang bisa menangis ketika mendengar musik sedih atau saat suasana berdukacita. Tidak hanya itu, kebutuhan akan musik pada acara keagamaan ikut berberan menghantar jiwa penganutnya menjadi tenang dan hening dalam gelora jiwa yang penuh sukacita pada Sang pencipta.

Singkatnya, Hidup tanpa musik, bisa juga dibilang bagaikan makan sayur tanpa garam. Hambar.

Musik memiliki makna dan arti yang luas

Menurut Soeharto musik adalah ungkapan gagasan melalui bunyi yang unsur dasarnya berupa melodi, irama dan harmoni dengan unsur pendukung berupa sifat, warna dan bunyi. Maka, untuk memahami musik secara universal, seseorang diharapkan mampu mengenal dan mempelajari bentuk, jenis dan teknik memainkan alat musik.

Tulisan ini merupakan pengalaman pribadi penulis ketika melaksanakan praktik kuliah kerja nyata (KKN) di SMPN 3 Boawae, keluarahan Ratongamobo, kecamatan Boawae, kabupaten Nagekeo, Flores-NTT. Praktik KKN ini berlangsung selama satu bulan, terhitung sejak 11 Juli sampai dengan 10 Agustus 2022.

Halaman:

Editor: Waldus Budiman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Maju Mundurnya Badan Usaha Milik Desa

Sabtu, 30 Juli 2022 | 07:03 WIB

Pendidikan Bagi Pengembangan Diri

Rabu, 27 Juli 2022 | 08:41 WIB

Santo Yosef yang Kreatif

Jumat, 22 Juli 2022 | 14:02 WIB

Digitalisasi Desa Menuju Smart Village

Sabtu, 16 Juli 2022 | 07:01 WIB

Ruang dan Waktu Sebagai Fondasi Peradaban

Jumat, 1 Juli 2022 | 09:31 WIB
X