• Kamis, 6 Oktober 2022

Tetapkan Ferdy Sambo sebagai Tersangka, Waketum MUI Berikan Apresiasi

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:08 WIB
Waketum MUI Anwar Abbas  (Ist )
Waketum MUI Anwar Abbas (Ist )

JAKARTA | Wakil Ketua Umum (Waketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas mengapresiasi Kapolri dan segenap pihak di kepolisian yang telah mampu membongkar kasus pembunuhan Brigadir J sampai ke akar-akarnya.

"Sebagai orang yang cinta kebenaran dan keadilan, kita tentu patut memberikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan pihak kepolisian yang telah dapat membongkar kasus pembunuhan terhadap Brigadir Nofriasnyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J sampai ke akar-akarnya," kata Anwar, pada Rabu (10/08/ 2022).

Baca Juga: Timsus Polri Lakukan Pemeriksan Perdana terhadap Tersangka Ferdy Sambo

Menurut Anwar, meskipun pada awalnya masyarakat pesimis dan memperkirakan penyelesaian kasus ini hanya akan menyentuh bagian ranting-ranting, melalui sikap tegas dan profesionalitas Listyo Sigit beserta seluruh jajarannya mampu membongkar kasus pembunuhan Brigadir J dan menetapkan status tersangka pada mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo.

"Syukur alhamdulillah, berkat sikap tegas dan profesionalitas dari Kapolri dan pihak kepolisian, kasus ini bisa dibongkar sampai ke akar-akarnya dengan menangkap dan menersangkakan siapa yang telah menjadi aktor utama dan atau otak intelektual dalam kasus terbunuhnya Brigadir J," jelas Anwar.

Baca Juga: Istri Dianggap Tuhan Yesus, Kepercayaan Baru dari China di Manggarai dan Manggarai Barat

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini mengharapkan kasus Brigadir J dapat dijadikan oleh Polri sebagai momentum untuk berbenah atau memperbaiki diri agar kepercayaan masyarakat terhadap salah satu lembaga penegak hukum di Tanah Air ini semakin meningkat.

Dengan demikian, lanjut Anwar, Polri pun diharapkan dapat menjadi salah satu agen perubahan bangsa dan negara agar Indonesia mampu menjadi negeri yang maju, berakhlak, berkeadilan.

Baca Juga: Pro-Kontra Harga Tiket ke Pulau Komodo dan Padar (Tujuan Konservasi atau Sekedar Kepentingan Bisnis)

Halaman:

Editor: Waldus Budiman

Sumber: Polda NTT

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berikut Cara Bayar Denda Terjaring Operasi Zebra 2022

Selasa, 4 Oktober 2022 | 17:32 WIB

Tamat! Kapolres Malang Dicopot

Selasa, 4 Oktober 2022 | 17:01 WIB

Presiden Jokowi Sesali Tragedi 1 Oktober di Malang

Senin, 3 Oktober 2022 | 09:47 WIB

Berikut Daftar Pelanggaran Dalam Operasi Zebra 2022

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 17:59 WIB
X