• Jumat, 19 Agustus 2022

Kominfo Putuskan Akses terhadap 7 PSE Ini, Termasuk Yahoo

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 04:15 WIB
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan dalam Konferensi Pers Perkembangan Terbaru Pendaftaran PSE Lingkup Privat yang berlangsung secara daring (Humas Kominfo )
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan dalam Konferensi Pers Perkembangan Terbaru Pendaftaran PSE Lingkup Privat yang berlangsung secara daring (Humas Kominfo )

JAKARTA | Menindaklanjuti pemutusan akses terhadap 7 Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan menyampaikan beberapa perkembangan dalam konferensi pers yang berlangsung secara daring, pada Minggu (31/07/2022) pukul 09:00 WIB.

“Sebagai update terbaru, per hari ini, jam 8 pagi tadi sudah ada 9.039 Sistem Elektronik yang telah terdaftar. Ini didaftarkan oleh 5.453 PSE,” ujar Dirjen Semuel.

Baca Juga: Meninggalnya Mgr Hubertus Leteng, Begini Kesaksian Uskup Bandung

Kementerian Kominfo tengah mengevaluasi dengan serius PSE Lingkup Privat yang belum melakukan pendaftaran, ataupun yang sudah mendaftar namun tidak memenuhi persyaratan yang berlaku.

“Ada 53 yang kami suspend pendaftarannya karena memang data-datanya tidak valid, dan tidak mengisi dengan benar. Yang diputus aksesnya kami konfirmasi ada 7 (tujuh)," jelas Dirjen Aptika Kementerian Kominfo.

Baca Juga: Tinjau PPI Curug, Menhub Minta SDM Perhubungan Terus Menggali Potensi Diri

Tercatat 7 PSE yang diputus akses yaitu Paypal, Steam, Dota, CS Go, Yahoo, Origin.com dan epicGames. Sejak sebelum batas waktu pendaftaran sampai saat ini, Kementerian Kominfo masih melakukan berbagai upaya untuk dapat menghubungi para PSE tersebut.

Mengenai pemutusan akses Paypal, pada pukul 08.00 WIB, 31 Juli 2022, Kementerian Kominfo telah melakukan normalisasi akses sementara. Normalisasi ini ditujukan agar masyarakat dapat memindahkan aset yang dimiliki ke platform lain yang tersedia.

“Saya harapkan masyarakat benar-benar memanfaatkan waktu yang kami berikan, dari Pemerintah, 5 hari kerja, untuk melakukan migrasi,” jelas Dirjen Semuel.

Halaman:

Editor: Waldus Budiman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Riwayat Pendidikan dan Agama Brigadir J

Minggu, 14 Agustus 2022 | 09:14 WIB

Sosok Vera Simanjuntak Kekasih Hati Brigadir J

Jumat, 12 Agustus 2022 | 11:44 WIB

Atlet Difabel yang Berprestasi Dilantik jadi PNS

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:45 WIB
X