• Selasa, 5 Juli 2022

Jerman Rilis Bantuan Militer untuk Ukraina

- Kamis, 23 Juni 2022 | 21:06 WIB
Bantuan Jerman ke Ukraina (Twitter @defencegreece_m A A A)
Bantuan Jerman ke Ukraina (Twitter @defencegreece_m A A A)

 

BERLIN - Jerman untuk pertama kalinya mengumumkan jumlah dan jenis senjata, amunisi, dan bantuan militer lainnya yang telah atau sedang dipersiapkan untuk dikirimkan ke Ukraina .

Dirilis pada hari Selasa waktu setempat di situs resmi pemerintah Jerman, data tersebut diawali dengan klarifikasi singkat. Catatan tersebut menyatakan bahwa daftar tersebut mencakup kontribusi dari persediaan militer Jerman, serta senjata yang dibeli langsung dari pabrikan Jerman dan dibayar oleh Berlin.

Pernyataan itu juga merinci bahwa pada tahun 2022, total €2 miliar (sekitar Rp31 triliun) akan dialokasikan dari anggaran Jerman untuk pengiriman ini, dan untuk mendanai kontribusi negara tersebut ke Fasilitas Perdamaian Eropa (EPF).

EPF merupakan instrumen di luar anggaran Uni Eropa yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan Uni untuk mencegah konflik, membangun perdamaian dan memperkuat keamanan internasional. EPF dapat digunakan untuk mengembalikan uang negara-negara anggota UE atas dukungan yang mereka berikan kepada Ukraina.

Dikutip dari Russia Today, Rabu (22/6/2022), di antara senjata mematikan yang telah dipasok Berlin ke Kiev sejauh ini adalah 3.000 peluncur roket anti-tank portabel Panzerfaust 3, 500 Stinger yang dirancang AS dan 2.700 rudal anti-pesawat portabel Strela yang dirancang Soviet.

Selain itu, 100 senapan mesin MG3, 14.900 ranjau anti-tank, 50 roket penghancur bunker untuk peluncur roket, 16 juta butir amunisi untuk senjata ringan, dan 100.000 granat tangan telah dikirimkan.

Adapun bantuan militer yang tidak mematikan, 23.000 helm tempur, 178 kendaraan lapis baja dan 30 kendaraan lapis baja, kotak P3K dan perlengkapan medis lainnya, serta suku cadang untuk jet tempur MiG29 rancangan Soviet disediakan oleh Jerman ke Ukraina.

Pembantu Zelensky Meradang Daftar barang yang sedang dipersiapkan Berlin untuk dikirim menampilkan sejumlah senjata berat yang telah lama diminta oleh Kiev dari sekutu Baratnya.

Seorang pejabat Jerman mencatat dalam dokumen itu bahwa untuk alasan keamanan, mereka tidak akan mengungkapkan rincian dan tanggal tambahan apa pun hingga penyerahan sistem senjata ini berhasil. Di antara barang-barang yang akan dikirim ke Ukraina adalah tujuh howitzer lapis baja self-propelled, 54 pengangkut personel lapis baja M113 rancangan AS yang bersumber dari Denmark, 30 senjata Gepard anti-pesawat self-propelled dengan amunisi, satu sistem pertahanan udara IRIS-T SLM buatan Jerman, tiga sistem peluncuran roket ganda (MLRS) M270 buatan AS, bersama dengan rudal dan 10.000 peluru artileri serta radar dan senjata anti-drone.

Halaman:

Editor: Ferdinandus Lalong

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Usai Kuasai Luhansk, Rusia Siap Gempur Donetsk

Senin, 4 Juli 2022 | 21:22 WIB

Rusia Dilanda Beberapa Demo

Senin, 4 Juli 2022 | 17:45 WIB

Rusia Sudah Kepung Kota Lisichansk

Senin, 4 Juli 2022 | 17:33 WIB

Istri Tjahjo Cerita Momen Jokowi Takziah

Minggu, 3 Juli 2022 | 09:13 WIB
X