• Jumat, 1 Juli 2022

Diklat Jurnalistik MRI dan Bantenmore, MZA : UU Pers Hingga Saat Ini Kurang Melindungi Profesi Wartawan

- Senin, 16 Mei 2022 | 20:58 WIB
Peserta Diklat Jurnalistik MRI dan Bantenmore berpose bersama (Istimewa)
Peserta Diklat Jurnalistik MRI dan Bantenmore berpose bersama (Istimewa)

BANTEN- Dalam meningkatkan kualitas profesi Jurnalis, Tim Media Reformasi Indonesia menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Jurnalistik. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari mulai Minggu, (15/5/2022) hingga Senin, (16/5/2022) di Kawasan Wisata Saung Nini Aki Pantai Carita, Anyer, Banten.

Diketahui, Tim Media Reformasi Indonesia menghadirkan beberapa narasumber diantaranya; Mahar Prastowo ahli dibidang Jurnalistik, serta Pakar Hukum, Dr (Can) Dato' M. Zainul Arifin (MZA), untuk memberikan beberapa materi.

Salah seorang nara sumber Dr (Can) Dato' M. Zainul Arifin ahli hukum serta staff ahli di komisi III hukum dan HAM DPR RI dalam penjelasannya mengatakan, pihaknya akan mengajukan kembali penetapan UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 yang dianggap masih banyak kekurangan.

"Saya melihat UU Pers masih banyak memiliki kekurangan," kata Zainul dalam paparan materinya.

Ia menilai, UU Pers hingga saat ini kurang melindungi profesi wartawan. Dimana tidak ada ketetapan yang pasti untuk melindungi dan mensejahterakan awak media, sehingga kerap ditemui kejadian awak media mendapatkan diskriminasi bahkan sampai kekerasan fisik.

"Saya akan mengusulkan kepada DPR RI dapat merombak UU Pers no. 40, untuk kepastian penetapan pelindungan dan kesejahteraan kepada para awak media, tentunya semua itu atas dorongan para awak media," jelasnya.

Dikatakan Zainul Arifin banyak sekali kelemahan-kelemahan yang terdapat di UU Pers no. 40, hal tersebut yang banyak dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk membungkam kebebasan pers dalam menyampaikan aspirasi masyarakat.

"Akibatnya posisi seorang Jurnalis menjadi rentan, sehingga kesejahteraan dan perlindungan hukum yang pasti kepada awak media tidak diperhatikan," ujarnya.

Hal serupa disampaikan Mahar Prastowo. Menurutnya, kegiatan Jurnalistik ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas para Jurnalis dalam menyajikan pemberitaan.

Halaman:

Editor: Ferdinandus Lalong

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rusia Kutuk Finlandia dan Swedia Undang ke NATO

Kamis, 30 Juni 2022 | 18:32 WIB

Ini Daftar 23 Jenderal yang Tinggalkan TNI

Selasa, 28 Juni 2022 | 20:27 WIB

Cara Pakai WhatsApp Tanpa Kuota Internet

Selasa, 28 Juni 2022 | 19:53 WIB
X