• Selasa, 16 Agustus 2022

Ip2mkes-Makassar Tantang Pemkab Matim Perbaiki Jembatan Rusak di Elar Selatan

- Rabu, 12 Januari 2022 | 12:58 WIB
IMG-20220112-WA0000
IMG-20220112-WA0000

BORONG-Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Kecamatan Elar Selatan,(IP2MKES)-Makassar tantang Pemerintah Daerah,(Pemda) Manggarai Timur perbaiki jembatan Wae Nimbar di Elar Selatan yang nyaris putus diterjang banjir bandang.

Dalam keterangan tertulis yang diterima media ini melalui Ketua Umum, Atis Lata pada Rabu,(12/1/2022) Ip2mkes-Makassar mendesak Kepada Pemkab Matim untuk segera memperbaiki jembatan yang rusak, mengingat jembatan tersebut merupakan urat nadi yang menggerakan ekonomi masyarakat di wilayah itu.

Selain itu, Ip2mkes-Makassar menilai jembatan tersebut sudah lama rusak dan hingga kini belum juga mendapatkan perbaikan dari Pemkab Matim. Bahkan sudah berkali-kali disampaikan oleh warga di wilayah tersebut.

Ip2mkes Makassar berharap Pemkab Matim secepatnya memperbaiki jembatan yang rusak tersebut agar arus kendaraan yang melintas kembali normal.

Selain itu, pihaknya turut menyoroti anggota dewan dari dapil IV yang apatis terhadap persoalan di wilayah dapilnya.

"DPRD sebagai representasi rakyat mesti mendengar setiap keluhan yang dialami oleh rakyat di dapilnya", ungkap Ketua Umum Ip2mkes itu.

Dia menambahkan, DPRD bersama Pemkab Matim duduk bersama membahas serta mencari solusi terkait jembatan yang rusak di wilayah Elar Selatan.

Sebelumnya, Warga Elar Selatan mendesak Pemkab Manggarai Timur,(Matim) segera memperbaiki Jembatan Wae Nimbar di Desa Sangan Kalo, Kecamatan Elar Selatan.

"Kami mendesak Pemkab Manggarai Timur melalui Dinas terkait segera memperbaiki Jembatan Wae Nimbar, apalagi sudah rusak sejak 2019 yang lalu", kata Maximilianus Herson Loi, warga Elar Selatan pada media,(5/1/2022) belum lama ini.

Menurutnya, sebagai warga Elar Selatan saya merasa prihatin dengan kondisi infrastruktur jalan yang ada di Elar selatan, teristimewah kondisi Jembatan Wae Nimbar yang nyaris putus akibat diterjang banjir.

"Jika kondisi itu dibiarkan, maka banyak pelajar, baik SD, SMP, dan SMA yang tidak pergi sekolah karena jalan putus", pungkasnya.

Lebih jauh dia berpendapat bahwa dampak lain petani di Elar Selatan akan terancam gagal tanam karena tidak bisa ke sawah. Para petani jika mau ke sawah dataran Gising mayoritas petani harus melintasi Jembatan wae Nimbar, namun jika Jembatan putus maka bisa terancam gagal tanam.

"Saya yakin Pemda Manggarai Timur masih punya mata dan Hati yang baik untuk melihat dan mendengar setiap keluhan dan aspirasi masyarakat khususnya masyarakat Elar Selatan, karena wilayah ini merupakan bagian integral dari Manggarai timur", imbuhnya.

Diektahui Sebelumnya, Pelajar di Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Flores-NTT, bertaruh nyawa demi menuntut ilmu. Mereka menyeberangi jembatan yang nyaris putus.

Pasalnya, Meski kondisi jembatan rusak parah, para siswa sekolah tetap nekat melintasi jembatan Wae Nimbar yang menghubungkan dua desa yang hampir putus diterjang banjir.

Pantauan media ini pada Rabu, 05/01/22) tampak para pelajar ini tetap melintasi jembatan tersebut. Meski harus bertaruh nyawa untuk tiba di sekolah.

"Para pelajar ini tetap berangkat menuju sekolah walaupun keadaan jembatan yang  nyaris putus", kata Jhon Kabe dilokasi tersebut pada Rabu,(5/1/2022).

Kendati demikian, ia tetap mengingatkan kepada para siswa agar tetap berhati-hati melintasi jembatan tersebut.

Jhon berharap jembatan tersebut segera di perbaiki agar tidak memakan korban jiwa, apalagi anak-anak sekolah sebagian besar melewati jembatan ini dan untuk lebih kita waspadai kedepannya supaya tidak ada korban jiwa.

Ia menambahkan, para pelajar ini juga tetap diawasi oleh orang tua mereka masing-masing saat melintasi jembatan.

“Memang kalau siswa sekarang sudah sulit untuk melewatinya, selalu orang tua mengantar untuk bisa melewati jembatan yang hampir putus ini,” sebutnya.

Sebelumnya, jembatan yang dibangun pada tahun 1987 itu hampir nyaris putus akibat diterjang banjir pada tahun 2019 yang lalu.

Jembatan tersebut merupakan akses jalan menuju ke desa Mosi Ngaran, Desa Nanga Meje, dan desa di wilayah Kabupaten tetangga itu.

Diketahui, Kondisi jembatan Wae Nimbar pada ruas jalan Kabupaten semakin memprihatinkan, sebab fondasinya sudah rusak dan beberapa kali kendaraan sepeda motor dan mobil terperosok dan nyaris jatuh ke sungai yang cukup dalam.***(Ferdinandus Lalong)

Editor: posflores33@gmail.com

Tags

Terkini

Riwayat Pendidikan dan Agama Brigadir J

Minggu, 14 Agustus 2022 | 09:14 WIB

Sosok Vera Simanjuntak Kekasih Hati Brigadir J

Jumat, 12 Agustus 2022 | 11:44 WIB

Atlet Difabel yang Berprestasi Dilantik jadi PNS

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:45 WIB

Kasus Tewasnya Brigadir J, Sudah Ada Tersangka Ketiga

Selasa, 9 Agustus 2022 | 09:38 WIB
X