• Jumat, 1 Juli 2022

Viral Video Oknum Polisi, Ini Kata Kasat Lantas Matim

- Jumat, 31 Desember 2021 | 16:02 WIB
IMG-20211231-WA0008
IMG-20211231-WA0008

Borong--Kasat Lantas Polres Manggarai Timur, Gusti Putu Sabanugraha, memberikan klafirikasi terkait sebuah video yang viral di media sosial. Vidoe yang berdurasi 30 detik tersebut, memperlihatkan beberapa anggota Polres Manggarai Timur menertibkan seorang pengendara motor yang sedang lewat.

Gusti menjelaskan, video yang kini viral dan telah beredar tersebut merupakan kegiatan imbauan dalam rangka menciptakan rasa aman menjelang tahun baru yang dilaksanakan pada Rabu, 29/12/21, di desa Golo Mongkok, Desa Watu Mori, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Matim.

“Saat itu kita tengah melaksanakan patroli keliling, untuk menciptakan rasa aman menjelang perayaan tahun baru. Salah satu agendanya adalah menertibkan banyaknya pengendara yang menggunakan kenalpot racing,” kata Gusti saat menggelar konferensi pers di Polsek Borong, Jumat (31/12/2021) pagi.

Menurutnya, imbauan pelarangan penggunaan kenalpot racing dilakukan mengingat banyaknya keluhan masyarakat tentang penggunaan kenalpot Racing yang kini semakin marak.

“Saat kegiatan tersebut, yang bersangkutan melintas, tanpa menggunakan helm,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa polisi menghentikan yang bersangkutan.

"Saat dihentikan, mesin motor yang bersangkutan mati, polisi lalu mengarahkan yang bersangkutan agar menggunakan helm dan menghidupkan mesin motor, dan saat itu ketauan bahwa yang bersangkutan menggunakan kenalpot racing,” imbuhnya.

Sesaat setelah itu, ada gerakan refleks yang bersangkutan menunduk dan mendengar sendiri bunyi motonya.

“Disaat bersamaan, ada sebuah mobil melintas dengan kecepatan tinggi, sehingga seorang petugas polisi reflek ke arah korban untuk melindungi korban karena ada mobil yang melintas,” katanya.

Sementara itu, pemilik motor, Efrem Etno (17) kepada media ini menjelaskan bahwa dirinya hanya mendapatkan teguran dari anggota polisi yang bertugas saat itu dan tidak ada kekerasan.

"Benar pak, kemarin itu pa polisi hanya memberikan teguran karena saya menggunakan knalpot racing. Setelah itu, saya disuruh pulang untuk ganti knalpotnya," jelas Efrem,

Untuk diketahui, kriminalitas Lalu Lintas di Kabupaten Manggarai Timur selama Tahun 2021 sebanyak 42 kasus dengan melibatkan roda dua 51 kasus dan roda empat 6 kasus. Dari kasus tersebut, yang mengalami luka ringan sebanyak 59 orang, luka berat 15 orang, dan meninggal 11 orang. Sementara total kerugian material dari 42 kasus tersebut senilai Rp. 254. 700.000.000. (Waldus Budiman)

Editor: posflores33@gmail.com

Tags

Terkini

Rusia Kutuk Finlandia dan Swedia Undang ke NATO

Kamis, 30 Juni 2022 | 18:32 WIB

Ini Daftar 23 Jenderal yang Tinggalkan TNI

Selasa, 28 Juni 2022 | 20:27 WIB

Cara Pakai WhatsApp Tanpa Kuota Internet

Selasa, 28 Juni 2022 | 19:53 WIB
X