• Jumat, 1 Juli 2022

Gudang KUD Hendak dijadikan Gudang Semen, Warga di Kota Komba Protes

- Minggu, 28 Maret 2021 | 09:27 WIB
IMG-20210325-WA0041
IMG-20210325-WA0041

MANGGARAI TIMUR, POSFLORES.COM --Pengurus Koperasi Unit Desa (KUD) Poco Nembu di Kelurahan Watunggene, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur berencana manfaatkan gudang yang dibangun pada masa orde baru itu untuk kepentingan umum.

Gudang yang sejak lama tidak dimanfaatkan itu hendak disulap menjadi tempat penampungan semen yang tentu menyedot tenaga kerja dan menekan angka pengangguran.

"Kita datangkan investor supaya tempat ini bisa dimanfaatkan sebagai gudang penampung semen. Selain itu, dampak positif yang kita rasakan adalah, banyaknya masyarakat yang dipekerjakan di gudang semen ini nantinya. Ini salah satu cara untuk mengurangi penganguran," jelas Donatus Lalong, Sekretaris KUD Poco Nembu kepada posflores.com, bebarapa waktu lalu.

Namun kata Donatus, rencana tersebut mendapat penolakan dari sekelompok warga. Alsannya, jika gudang KUD Poco Nembu dijadikan tempat penampung semen maka akan terjadi polusi udara yang dihasilkan dari debu semen tersebut.

Menurutnya, Gudang KUD Poco Nembu merupakan aset pemerintah dan tentunya nanti ada juga keuntungan untuk Pemda Matim.

"Beberapa bulan lalu sebetulnya semen sudah ada di gudang KUD Poco Nembu. Hanya saja, ada penolakan dari beberapa warga dengan alasan polusi udara," katanya.

Sementara itu, Ketua KUD Poco Nembu, Herman Jedot mengaku banyak hal yang telah dilakukan pihaknya supaya sekelompok masyarakat tidak protes dengan kehadiran semen di lokasi tersebut.

"Kami sudah kordinasi dengan pihak Kecamatan Kota Komba dan Polsek Waelengga. Mereka minta kami untuk membuat pagar penutup dari terpal supaya debu-debu semen tidak berterbangan ke rumah warga setempat. Langkah itu sudah kami tempuh tetapi masih saja ada masyarakat yang komplain," ungkap Herman.

Herman mengatakan, pihaknya telah mendatangi Kapolres Matim guna mencari solusi terkait persoalan tersebut. Dia mengaku, Kapolres Matim menyampaikan solusi terkait keberadaan usaha tersebut.

"Kapolres meminta kami untuk membuat surat izin prinsip supaya nantinya biasa beroperasi dengan nyaman," ucapnya.

Sebelumnya, pada tanggal 19 Maret 2021, Donatus Datur, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kabupaten Manggarai Timur meninjau langsung lokasi gudang KUD Poco Nembu.

Ketika diminta tanggapan terkait proses izinan, Datur mengaku saat ini pihaknya belum menerima dokumen dari pengurus KUD Poco Nembu.

"Mereka belum bawa dokumen ke kantor sehingga kami belum bisa keluarkan izin lingkungan," jelas Donatus kepada posflores.com, sabtu, 27 Maret 2021. (Ando)

Editor: posflores33@gmail.com

Terkini

Rusia Kutuk Finlandia dan Swedia Undang ke NATO

Kamis, 30 Juni 2022 | 18:32 WIB

Ini Daftar 23 Jenderal yang Tinggalkan TNI

Selasa, 28 Juni 2022 | 20:27 WIB

Cara Pakai WhatsApp Tanpa Kuota Internet

Selasa, 28 Juni 2022 | 19:53 WIB
X