• Jumat, 20 Mei 2022

Gejala Hepatitis B, Pengobatan hingga Proses Penanganan

- Kamis, 5 Mei 2022 | 09:34 WIB
 (K24Klik)
(K24Klik)

KESEHATAN -- Hepatitis B adalah penyakit infeksi yang sering terjadi dan disebabkan oleh virus Hepatitis B. Virus ini menyerang hati, menyebabkan peradangan dan menimbulkan terjadinya gejala penyakit. Infeksi Hepatititis B dapat terjadi secara berkepanjangan/kronis maupun tiba-tiba/akut. Infeksi yang berkepanjangan/kronis dapat menyebabkan pengerasan/sirosis hati dan kerusakan hati yang berat.

Berdasarkan World Health Organization, lebih dari 200 juta orang terkena penyakit ini di seluruh dunia. Di beberapa area di dunia, misalnya Afrika dan Asia, angka infeksi telah tercatat sebesar 10% dari populasi. Kondisi ini khususnya terjadi pada pasien yang terinfeksi pada usia muda. Mendekati angka 90% pasien yang mendapatkan infeksi selama bayi dan 30-50% pasien yang mendapatkan infeksi sebelum usia 5 tahun akan menjadi Hepatitis B kronis pada usia yang lebih tua. Lebih dari 70% pasien mati karena gejala dan komplikasi infeksi Hepatitis B setiap tahunnya.

Baca Juga: Kenali Gejala Hepatitis A, Pengobatan hingga Proses Pencegahan

Penyebab

Hepatitis B terutama disebabkan oleh virus Hepatitis B, yang juga dikenal sebagai HBV. Virus ini dapat bertahan selama 7 hari di luar tubuh, pada periode tersebut, virus dapat menginfeksi pasien. Penularan virus adalah melalui darah, yang artinya berpindah dari orang yang satu ke yang lainnya melalui adanya paparan darah atau cairan tubuh yang terinfeksi. Pada umumnya penularan adalah melalui transfusi darah dengan darah yang terinfeksi, terkena jarum suntik atau penggunaan jarum suntik secara berulang yang sering terjadi pada pengguna obat-obatan terlarang, kontak seksual dengan seseorang yang terinfeksi, dan penyebaran dari ibu ke anak (penyebaran menurun).

Jika tidak dilakukan penanganan, ibu yang terinfeksi memiliki 20% resiko menularkan virus ke bayinya selama proses melahirkan. Berbagai strategi pencegahan telah dilaksanakan di seluruh dunia untuk mencegah penularan virus. Hal tersebut meliputi penapisan produk darah selama donor darah, strategi suntik yang aman, pembuangan limbah jarum bekas pakai yang baik, dan penggunaan perlindungan sawar (kondom) saat melakukan hubungan seksual.

Baca Juga: Begini Cara Mengatasi Anak yang Suka Menggigit Baju

Gejala utama

Banyak orang yang terinfeksi secara tiba-tiba/akut dengan Hepatitis B tidak menampakkan adanya gejala. Pada beberapa pasien, infeksi dapat terbatas; hal ini berarti seseorang dapat melawan virus dalam beberapa bulan. Jika anda tidak dapat melawan virus tersebut setelah 6 bulan, anda akan menjadi pembawa virus berkepanjangan/kronis. Pada saat ini, anda dapat tidak memiliki gejala, namun dapat menularkan virus.

Halaman:

Editor: Oswaldus Jaya Budiman

Sumber: docdoc

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jenis Hepatitis hingga Proses Pengobatannya

Kamis, 12 Mei 2022 | 16:10 WIB

10 Cara Memutihkan Gigi Kuning

Senin, 9 Mei 2022 | 20:41 WIB

Ini Efek Samping Vaksin Covid–19 Moderna

Kamis, 5 Mei 2022 | 14:18 WIB
X