• Kamis, 26 Mei 2022

Begini Cara Mengatasi Anak yang Suka Menggigit Baju

- Kamis, 5 Mei 2022 | 06:56 WIB
Ilustrasi Anak (Foto: Net)
Ilustrasi Anak (Foto: Net)

KESEHATAN | Kebiasaan menggigit baju sering ditemukan pada anak–anak khususnya bayi. Kebiasaan ini tentunya seringkali membuat orang tua mengelus–elus dada.

Untuk mengatasi kebiasaan anak yang suka menggigit baju, sebaiknya orangtua mencari tahu terlebih dahulu penyebab anak melakukan kebiasaan tersebut. Berikut ulasan dari Psikolog Gracia Ivonika seperti dikutip Posflores.com dari Klikdokter.com

Dalam ulasannya, Gracia mengatakan, anak-anak usia 0–2 tahun sedang mengalami tahap oral dengan mencoba mengenali semua hal yang ada di sekitarnya. Salah satu tandanya, mereka suka memasukkan benda ke dalam mulut, termasuk jari, mainan dan juga baju.

“Untuk anak yang usianya sudah lebih besar, biasanya gigit baju karena ia butuh menyalurkan emosinya dan merasa lebih tenang (salah satu bentuk cara yang dilakukan anak untuk meregulasi emosi), tapi kebiasaan ini tidak baik bila dibiarkan berlarut–larut,” ucap Gracia seperti dilansir dari Klikdokter.com

Kapan Orangtua Perlu Khawatir?

Dilansir dari Very Well, ketika memasuki usia tiga tahun, anak telah melalui tahap oral dan mulai mencoba mengenal hal–hal di sekitarnya. 

Namun, beberapa anak mungkin tidak bisa meninggalkan kebiasaan ini. Sebagian anak masih mencoba memasukan baju ke mulut atau menggigitnya ketika mereka berusia 5 tahun atau lebih. Nah, hal inilah yang perlu orangtua khawatirkan. 

Kebiasaan gigit baju yang dilakukan hingga usia lima tahun sama seperti orang dewasa yang mengunyah permen karet atau menggigit kuku. Kondisi ini dilakukan ketika orang dewasa sedang gugup atau berkonsentrasi.

Dijelaskan oleh Gracia, kebiasaan memasukkan baju ke mulut perlu dihentikan karena itu bukan cara yang tepat untuk menyalurkan emosi. 

“Ibu perlu khawatir jika anak melakukannya tanpa mempertimbangkan konteks situasi atau tidak sesuai situasi. Misalnya, gigit baju di tempat publik. Kemudian, perlu dilihat intensitas dan frekuensinya apakah menggigit baju sampai mengganggu keseharian anak atau tidak,” ucap Gracia. 

Laura Grashow, PsyD, psikolog klinis pediatri dari Child and Family Institute di Scarsdale, di New York, Amerika Serikat, mengatakan menggigit baju bisa menjadi tanda kecemasan, attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), atau masalah perkembangan.

Cara Mengatasi Anak yang Suka Menggigit Baju

Menghadapi anak yang suka menggigit baju bukan dengan cara marah–marah atau memberikan hukuman.

Dalam menghadapi anak yang suka menggigit baju, sebaiknya orangtua menggunakan pendekatan–pendekatan yang lebih halus. Berikut beberapa pendekatan yang disarankan agar dapat anda gunakan ketika menghadapi anak yang suka menggigit baju.

1. Ajak Bicara

Untuk anak usia 5 tahun atau ketika mereka sudah dapat diajak berdiskusi, cobalah menanyakan langsung penyebab anak melakukan kebiasaan tersebut. 

Tanyakan dengan nada bicara dan kalimat lembut supaya anak tidak merasa seakan sedang dimarahi. 

Sebagai contoh, Anda bisa bertanya dengan kalimat seperti, “Adik, Mama lihat kamu sering gigit–gigit baju, mama boleh tanya nggak kenapa kamu melakukan itu?

Kemudian Anda juga bisa menanyakan apa yang anak rasakan setelah ia menggigit baju. Tanyakan juga kepada anak bagaimana tanggapan teman–teman mereka melihat kebiasaannya itu. 

Biarkan anak menceritakan apa yang ia rasakan, hindari langsung memberi tanggapan atau masukan saat anak sedang menjelaskan. Lebih baik dengarkan penjelasan anak secara lengkap terlebih dahulu.

2. Orangtua Perlu Mengenali Pemicunya

Jika anak tidak dapat menjelaskan penyebab ia suka menggigit baju, orangtua perlu mencari tahu dan mengenali pemicunya.

“Orangtua dapat memperhatikan momen setiap anak mulai menggigit bajunya, misalnya apa saja yang biasanya membuat anak menggigit baju. Tujuannya agar orangtua paham apa latar belakangnya,” ucap Gracia. 

Perhatikan, apakah anak cenderung menggigit baju sebelum waktu makan ketika mereka sedang lapar? Apakah saat mereka sedang konsentrasi mengerjakan tugas sekolah? Atau saat anak gugup dan cemas pada jam istirahat sekolah? 

Jika sudah mengetahui pola atau waktu-waktu anak sering gigit baju, Anda lebih mungkin untuk dapat menghentikan perilaku tersebut sejak awal. 

Misalnya, jika anak cenderung mengunyah saat lapar, Anda bisa menyediakan camilan sehat sebelum makan. Sedangkan jika anak suka menggigit baju ketika ia gugup, Anda dapat menenangkan dan membantu anak tetap relaks, seperti melakukan tarik napas dalam-dalam. 

3. Beri Anak Distraksi

Untuk anak usia 0–2 tahun, kebiasaan menggigit baju biasanya disebabkan dorongan mencari rangsangan oral. Alternatifnya, Anda bisa memberikan mereka produk khusus stimulasi oral bayi seperti empeng.

Kemudian, untuk anak usianya sudah lebih besar, ibu dapat mendistraksi kebiasaan gigit baju dengan kegiatan yang membuat tangannya sibuk. Permainan yang membuat tangan anak aktif dapat meminimalkan kebiasaan gigit baju. 

Anda dapat menawarkan anak kegiatan seperti melukis, menggambar, bermain alat musik, membuat prakarya dari kertas origami, menyusun puzzle, dan lain-lain. 

4. Cari Bantuan Profesional

Jika anak sulit menghentikan kebiasaan menggigit baju, tidak ada salahnya mencari bantuan profesional seperti psikolog anak. Psikolog dapat mencoba mencari tahu penyebab kebiasaan anak suka menggigit baju. 

Psikolog juga akan memberikan perawatan yang tepat agar kebiasaan anak perlahan bisa dihentikan. 

Kebiasaan gigit bau dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak. Beberapa contoh dampaknya, gigi anak jadi berantakan atau si kecil susah makan.

Editor: Ignasius Tulus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jenis Hepatitis hingga Proses Pengobatannya

Kamis, 12 Mei 2022 | 16:10 WIB

10 Cara Memutihkan Gigi Kuning

Senin, 9 Mei 2022 | 20:41 WIB

Ini Efek Samping Vaksin Covid–19 Moderna

Kamis, 5 Mei 2022 | 14:18 WIB
X