• Selasa, 5 Juli 2022

Presiden Rusia, Vladimir Putin Kutuk Sanksi Barat

- Minggu, 19 Juni 2022 | 10:37 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin mengutuk sanksi Barat, menyebutnya gila dan sembrono (Sputnik A A A)
Presiden Rusia Vladimir Putin mengutuk sanksi Barat, menyebutnya gila dan sembrono (Sputnik A A A)

MOSKOW - Sanksi yang dijatuhkan oleh Barat terhadap Rusia setelah invasinya ke Ukraina adalah gila dan sembrono. Hal itu dikatakan oleh orang nomor satu Rusia, Presiden Vladimir Putin .

"Blitzkrieg ekonomi melawan Rusia tidak memiliki peluang untuk berhasil sejak awal," kata Putin saat berbicara di sebuah forum di St Petersburg, menggunakan istilah taktik militer yang digunakan Jerman pada Perang Dunia II, seperti dilansir dari BBC, Sabtu (18/6/2022).

Dia mengatakan pembatasan itu "lebih berbahaya" bagi mereka yang memberlakukannya. Negara-negara Barat telah berusaha untuk mencapai keseimbangan antara menghukum Rusia dan melindungi ekonomi mereka.

Tetapi berbicara di Forum Ekonomi Internasional St Petersburg tahunan, Putin mengklaim Uni Eropa dapat kehilangan lebih dari USD400 miliar karena sanksinya terhadap Rusia.

Kata dia, inflasi meingkati blok 27 anggota dan kepentingan nyata orang-orang di Eropa dikesampingkan. Namun Putin tidak menjelaskan apa artinya itu. Meski begitu, pejabat Putin sendiri telah memperingatkan bahwa ekonomi Rusia menderita kerusakan serius akibat sanksi tersebut.

Gubernur Bank Sentral Elvira Nabiullina mengatakan pada hari Kamis bahwa "15% dari PDB negara" terancam oleh respons internasional. Nabiullina juga tampak muram tentang prospek pemulihan segera, mengatakan kepada delegasi di sebuah konferensi di St Petersburg bahwa jelas bagi semua orang bahwa itu tidak akan seperti sebelumnya.

"Kondisi eksternal memang sudah lama berubah, kalau tidak selamanya," katanya.

Pada hari Jumat, kepala pemberi pinjaman terbesar negara itu, Sberbank, memperingatkan bahwa dibutuhkan lebih dari satu dekade bagi ekonomi Rusia untuk kembali ke level 2021. Tetapi Putin berusaha untuk memberikan nada optimis dan juga memohon bisnis besar Rusia untuk tetap bekerja di negara itu, di tengah laporan bahwa semakin banyak pemilik bisnis yang memfokuskan kembali upaya mereka pada operasi di luar negeri.

"Investasikan di sini. Lebih aman di rumah Anda sendiri. Mereka yang tidak mau mendengarkan ini telah kehilangan jutaan dolar di luar negeri," kata Putin.

Halaman:

Editor: Ferdinandus Lalong

Tags

Terkini

Ukraina Serang Balik Pangkalan Rusia

Senin, 4 Juli 2022 | 17:16 WIB

Rusia Gempur Kota Mykolaiv

Minggu, 3 Juli 2022 | 12:46 WIB

Rusia Ancam NATO PD3, Ukraina Harus Nyerah

Jumat, 1 Juli 2022 | 13:17 WIB

Lakalantas di Ruteng Dua Orang Meninggal Dunia

Minggu, 26 Juni 2022 | 21:43 WIB

Kasus Holywings Enam Orang jadi Tersangka

Minggu, 26 Juni 2022 | 17:33 WIB

Putin Hadir Forum BRICS, Ada Apa?

Kamis, 23 Juni 2022 | 17:33 WIB

Pemilik Senpi Ternyata Anggota Polri

Kamis, 23 Juni 2022 | 07:20 WIB
X