• Jumat, 20 Mei 2022

Terkait Penahanan Tiga Pemuda Asal NTT, Kapolri Diminta Pecat Kapolres Jakarta Selatan

- Kamis, 5 Mei 2022 | 08:17 WIB
Petrus Selestinus  (Istimewa )
Petrus Selestinus (Istimewa )

 

 JAKARTA -- Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo diminta segera mengevaluasi Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto terkait profesionalismenya dalam menjalankan tugas. Pasalnya, anak buah sang Kapolres diduga melakukan kriminalisasi terhadap tiga orang pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Tiga pemuda itu ditangkap dan ditahan dengan tuduhan pengeroyokan sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP. Padahal, ketiga pemuda justru merupakan korban penggeroyokan oleh enam orang di mana keenamnya sudah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan tuduhan melakukan pengeroyokan sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP,” kata Koordinator Advokat Perekat Nusantara, Petrus Selestinus dalam pertemuan terbatas bersama anggota Advokat Perekat Nusantara, di Jakarta, pada Rabu (04/05/2022).

Baca Juga: Diduga Mabuk Miras, Anggota Polisi Menabrak Empat Orang Buruh Pelabuhan, Seorang Meninggal Dunia

Ikut hadir dalam pertemuan terbatas itu adalah advokat Siprianus Edi Hardum, S.H.,M.H., Hipatios Wirawan S.H., Albertus Novembri Tovin S.H., Largus Chen S.H., Maximus Hasman, S.H., Omi Adrianto S.H., dan Mario Pranda S.H.

Tiga pemuda yang dimaksud dalah Yohanes Frederico Kora, Klaudius Rahmat dan Aldi Darman. Mereka ditangkap dan ditahan pihak Polres Jaksel sejak, pada Jumat (29/04/2022).

Baca Juga: Diduga Korban Penculikan, AT Ditemukan dengan Kaki Terikat dan Mulut Disumpal Kain

Kejadian itu bermula saat salah satu dari mereka atas nama Yohanes Frederiko Efan Kora pulang mengantar pacarnya menggunakan sepeda motor kosnya di bilangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (01/10/2021).

Saat itu, Yohanes melewati segerombolan anak muda yang sedang mabuk di jalan pinggir Gang Mawar, Pasar Minggu, Jaksel.

Halaman:

Editor: Oswaldus Jaya Budiman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X