• Minggu, 27 November 2022

Aremania Harus Belajar dari Lomblen Mania!!! Hentikan Tragedi Berdarah di Dunia Sepak Bola!

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 13:24 WIB
Foto Atas: Suasana Lomblen Mania mengantar Persen Ende ke Pelabuhan Lewoleba. Foto Bawah: Suasana kericuhan di Stadion Kanjuruhan Malang pasca pertandingan Arema FC vs Persebaya. (SS YouTube Victorynews/SS YouTube Zakiens Gameplay )
Foto Atas: Suasana Lomblen Mania mengantar Persen Ende ke Pelabuhan Lewoleba. Foto Bawah: Suasana kericuhan di Stadion Kanjuruhan Malang pasca pertandingan Arema FC vs Persebaya. (SS YouTube Victorynews/SS YouTube Zakiens Gameplay )

 

Ucapan belasungkawa atas meninggalnya 129 orang dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu, 1 Oktober 2022 pasca kekalahan Arema FC dalam pertandingan melawan Persebaya.

Aremania harus belajar dari Lomblen Mania, suporter Persebata Lembata. Belajar menjadi tuan rumah yang baik, belajar untuk berbesar hati menerima kekalahan, dan belajar bahwa pertandingan sepak bola itu bukan ajang unjuk kebengisan massa.

Baca Juga: Korban Jiwa 127 Orang, Turnamen BRI Liga 1 Dihentikan PSSI

Kasus kematian 129 orang dan ratusan lainnya mengelami luka-luka akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu, 1 Oktober 2022 pasca kekalahan Arema FC dalam pertandingan melawan Persebaya mengindikasikan bahwa Aremania bukan tuan rumah yang baik, tidak berbesar hati menerima kekalahan, dan menjadikan pertandingan sepak bola sebagai ajang unjuk kebengisan massa.

Arema FC selaku tuan rumah harus terima kekalahan 2-3 pada pertandingan yang termasuk dalam Pekan ke-11 liga 1 Musim 2022-2023 tersebut.

Dihimpun dari berbagai media, kerusuhan bermula pasca wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir Arema FC melawan Persebaya berakhir. Hasil akhir pertandingan itu Arema FC sebagai tuan rumah kalah 2-3 dari Persebaya.

Setelah wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, suporter Arema FC yang dikenal denga nama Aremania turun ke lapangan untuk menemui pemain dan Official Arema FC.

“Mereka bermaksud menanyakan ke pemain da official kenapa sampai kalah (melawan Persebaya),” ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta saat gelar rilis media di Polres Malang, Minggu, 2 Oktober 2022.

Halaman:

Editor: Yon Sahaja

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wahai Perempuan Korban Kekerasan, Beranilah Bersuara!

Sabtu, 5 November 2022 | 20:27 WIB
X