• Minggu, 27 November 2022

Soal Aparat Interogasi Frater dan Bruder Ledalero, Kapolres Sikka: Meneriakkan Sambo Bukan Tindakan Kriminal!

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 09:01 WIB
Pertemuan antara kelompok gabungan dari JPIC SVD Ende, BEM IFTK LEDALERO, Truk F dan Forkoma bersama Kapolres Sikka, di Polres Sikka, Jumat, 30 September 2022 (IST.)
Pertemuan antara kelompok gabungan dari JPIC SVD Ende, BEM IFTK LEDALERO, Truk F dan Forkoma bersama Kapolres Sikka, di Polres Sikka, Jumat, 30 September 2022 (IST.)

SIKKA - Peristiwa aparat Satlantas Polres Sikka yang menuduh para Frater dan Bruder Ledalero meneriakkan "Sambo" dan menginterogasi mereka pada Kamis, 29 September 2022 berujung pada pertemuan antara kelompok gabungan dari JPIC SVD Ende, BEM IFTK LEDALERO, Truk F dan Forkoma bersama Kapolres Sikka, di Polres Sikka, Jumat, 30 September 2022.

 

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Sikka AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas, S.I.K. meminta maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan oleh tindakan salah dari aparatnya.

Baca Juga: Satlantas Sikka Interogasi Biarawan Soal Sambo, Otto Gusti Madung: ini bentuk kritik masyarakat

"Saya sebagai Kapolres, saya meminta maaf kepada rekan-rekan yang mungkin kemarin mungkin kecewa atas tingkah laku dari anggota saya, saya minta maaf, mungkin atas kejadian kelakuan saya, saya minta maaf, mungkin kurang profesional," ujar AKBP Nelson.

 

Dalam pertemuan tersebut, AKBP Nelson menegaskan bahwa tidak ada unsur kriminal dalam tindakan meneriakkan "Sambo". Tindakan itu juga tidak mengandung unsur pidana.

 

Bahkan, AKBP Nelson menyatakan bahwa aparat kepolisian harus siap menerima bila terjadi peristiwa orang meneriakkan kata itu.

Halaman:

Editor: Yon Sahaja

Tags

Terkini

Anggota DPRD Provinsi NTT Gunakan Kapela untuk Reses

Sabtu, 26 November 2022 | 12:26 WIB
X