• Minggu, 27 November 2022

Kapolres Sikka Minta Maaf Soal Aparat Satlantas yang Menginterogasi Para Frater dan Bruder Ledalero

- Jumat, 30 September 2022 | 17:34 WIB
Pihak Seminari Tinggi Ledalero, Candraditia, TRUK bersama rombongan berfoto bersama pihak Polres Sikka usai pertemuan  (IST.)
Pihak Seminari Tinggi Ledalero, Candraditia, TRUK bersama rombongan berfoto bersama pihak Polres Sikka usai pertemuan (IST.)

SIKKA - Kapolres Sikka AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas, S.I.K. menyatakan permohonan maaf terkait sikap aparat Satlantas Polres Sikka yang telah menginterogasi dan menuduh para Frater dan Bruder Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero meneriakkan "Sambo" saat pulang belanja pagi.

Baca Juga: Aparat Satlantas Polres Sikka Interogasi Frater dan Bruder Ledalero, Dituduh Meneriakkan 'Sambo'

Permohonan maaf itu disampaikan ketika kelompok yang berasal Seminari St. Paulus Ledalero, TRUK, Candraditia, serta BEM Mahasiswa IFTK Ledalero mengadakan dialog bersama Kapolres.

 

Kelompok ini terdiri dari Pater Otto Gusti Madung, SVD, Pater Vande Raring, SVD, Sr. Ika, Ibu Heni, Bapa Siflan Tangi, serta para Frater dan Bruder yang dituduh meneriakkan"Sambo".

 

"Saya sebagai Kapolres, saya meminta maaf kepada rekan-rekan yang mungkin kemarin mungkin kecewa atas tingkah laku dari anggota saya, saya minta maaf, mungkin atas kejadian kelakuan saya, saya minta maaf, mungkin kurang profesional," ujar AKBP Nelson.

 

AKBP Nelson juga menyatakan akan berkoordinasi dengan Satlantas dan menegur aparat yang telah melakukan tindakan yang kurang baik itu.

Halaman:

Editor: Yon Sahaja

Tags

Terkini

Anggota DPRD Provinsi NTT Gunakan Kapela untuk Reses

Sabtu, 26 November 2022 | 12:26 WIB
X