• Selasa, 16 Agustus 2022

Terkendala Biaya, Bayi Tiga Bulan asal Borong Ditahan oleh Pihak RSUD Ben Mboi Ruteng

- Senin, 4 Juli 2022 | 17:01 WIB
Ilustrasi Bayi  (Freepik.com )
Ilustrasi Bayi (Freepik.com )

 

MANGGARAI | Buah hati dari pasangan muda, Sabinus Jampung (18) asal Canggo-Borong, dan istri Karolina Fatima Keluru(16) asal Tolok-Lenang-Lambaleda Selatan terpaksa menunda keluar dari di Rumah Sakit.

Hal ini karenakan kendala biaya untuk membayar perawatan bayi tersebut selama di ICU RSUD Ben Mboi Ruteng. 

Baca Juga: Kondisi Jalan Dekat Ibu Kota Kabupaten Matim Sangat Memprihatinkan, Warga Tagih Janji 10 Km Per Kecamatan

Sabinus dan istri harus membayar 14 juta , namun karena kebijakan Rumah Sakit, maka mereka hanya membayar 12 juta. 

Pada (07/03/2022) Sabinus dan Karolina dianugerahi 2 bayi gadis kembar. Dengan berat 1,8 Kg dan 1,3 kg. Balita yang beratnya 1,8 setelah sebulan akhirnya meninggal dunia di rumah Karolina Fatima Keluru karena sakit.

Sementara itu pada (13/06/2022) balita dengan berat 1,3 megalami sesak napas dan kemudian dilarikan ke Puskesmas mano. Dari Puskesmas Mano kemudian dirujuk ke RSUD Ben Mboy.

Baca Juga: PT Global Komodo Indonesia Sediakan Jasa Pengiriman Antar Pulau

Setelah melakukan berbagai perawatan di ICU RSUD Ben Mboy, bayi dengan berat 1,3 kg tersebut mulai membaik dan diperbolehkan unuk kembali ke rumah. Tetapi pihak RSUD menahan kepulangan mereka karena belum membayar biaya perawatan selama 2 Minggu di ICU.

Halaman:

Editor: Waldus Budiman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kepercayaan Baru di NTT, Kilat dari Timur

Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:36 WIB

Ata Modo, Anak Muda Desa Komodo Jadi Kader Konservasi

Selasa, 9 Agustus 2022 | 18:50 WIB
X