• Jumat, 20 Mei 2022

Gubernur NTT: Percuma Beribadah Terus Tapi Tidak Membantu atau Tidak Peduli Tehadap Orang Lain

- Selasa, 10 Mei 2022 | 08:23 WIB
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (Foto: Posflores.com)
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (Foto: Posflores.com)

KUPANG | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama ASN lingkup Pemprov NTT menggelar acara Halal Bihalal Idul Fitri 1443 H yang bertempat di Aula El Tari Kupang, Senin (9/5/2022) kemarin.

Momen tersebut digelar dengan mengusung tema "Spirit Idul Fitri sebagai momentum untuk memperkuat sinergitas dan kehormatan membangun NTT tetap mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berkah".

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan, momentum tersebut untuk menjalin silaturahmi bersama dengan berbagai pihak.

Baca Juga: Gubernur NTT Resmikan Gedung GMIT Samaria Noelbaki

Baca Juga: Gubernur NTT: Nanti di Flores Kita Bangun Pabrik Bambu

Baca Juga: Heremias Dupa Disinyalir Jadi Wabup Matim, Sipri Habur: Jangan Ego

"Halal bihalal ini menjadi pertemuan untuk saling bersapa dan menjalin kasih silaturahmi. Bertemu dalam suasana suka cita. Ini momentum yang baik bagi kita semua untuk saling mendukung dan mengingatkan dalam pelayanan kita bagi masyarakat," ujar Gubernur VBL.

Disampaikan VBL, pihaknya juga memberikan rasa syukur dan berterima kasih kepada umat muslim yang telah melaksanakan ibadah puasa dengan baik. Menurutnya, puasa merupakan bagian dari input seseorang sebagai orang beriman dan merupakan pelayanan sebagai makhluk spiritual.

VBL menyampaikan, melalui puasa seseorang juga memiliki empati kepada masyarakat lain yang berkekurangan atau yang mengalami lapar dan haus.

"Maka ASN juga perlu memiliki rasa solidaritas dan tanggung jawab untuk terpanggil berpartisipasi hadir dan membantu menyelesaikan masalah kemiskinan di NTT dengan menjalankan program–program yang ada," jelas Gubernur.

Katanya, ASN melalui ilmu pengetahuan dan moraliti atau karakter, dengan pengorbanan waktu dan tenaga harus membantu masyarakat kita di bumi Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga: Terkait Kekosongan Wabup Matim, Ketua DPR: Kita Harus Ikut Mekanisme


"Percuma beribadah terus menerus tapi bila tidak membantu atau tidak peduli tehadap orang lain maka sia-sia ibadah kita itu," jelasnya.

Gubernur menambahkan, ASN juga harus mendatangkan harapan bagi orang banyak.

"Kita harus terus mendatangkan harapan. Dengan spirit motivasi serta gerakan yang militan. Kerja dengan kolaborasi juga dibangun dengan narasi positif tentang kelebihan dan keunggulan yang kita miliki. Sehingga mendatangkan semangat bersama dengan harapan-harapan dan mimpi besar untuk membangun provinsi ini. Saya juga sering mengajak ASN untuk turun ke desa-desa, menginap di desa dan bertemu langsung dengan masyarakat untuk kita tahu betul bagaimana permasalahan di masyarakat kecil. Itu juga adalah bagian dari ibadah kita. Pentingnya kita turun ke lapangan sehingga kita bisa lihat langsung masalah apa yang ada dan mendesain pembangunan untuk mengatasi masalah tersebut," katanya.

Sementara itu, Ketua PWNU NTT Pua Monto Umbu Nay, dalam ceramahnya menekankan momentum tersebut sebagai tujuan mengakrabkan kembali hubungan setiap orang.

"Halal bihalal ini untuk kembali mengakrabkan kita dan juga yang paling penting adalah bagaimana kita menata hati dan menjaga hubungan yang harmonis. Kita harapkan ASN terus meningkatkan akhlak baik dengan terus juga meningkatkan kapasitas dan kompeten, loyalitas, integritas, profesional, disiplin demi mewujudkan pembangunan yang lebih baik ke depan," ucapnya.

Editor: Ignasius Tulus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X