• Jumat, 20 Mei 2022

Pemkab Matim Gelar Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional

- Rabu, 27 April 2022 | 22:33 WIB
 (Prokopim )
(Prokopim )

MANGGARAI TIMUR -- Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, menggelar apel Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) Tingkat Kabupaten Matim Tahun 2022. Upacara HKBN dipimpin langsung oleh Bupati Matim, Agas Andreas, di Lehong pada Selasa (26/04/2022).

Kepala Badan Nasional Penangggulangan Bencana, Letnan Jenderal TNI, Suharyanto, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Bupati Matim menyampaikan bahwa Hari Kesiapsiagaan Bencana adalah momentum penting yang menjadi agenda rutin pemerintah setiap tahunnya.

Baca Juga: Bupati Agas : Tulisan Negatif dapat Merusak Jiwa

HGBN merupakan hajatan pemerintah sekaligus juga hajatan bangsa yang selaras dengan nafas UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Presiden Jokowi secara tegas meyatakan agar setiap daerah melakukan simulasi bencana secara rutin di daerah-daerah rawan bencana. Semua itu menjadi acuan bersama dalam melaksanakan HGBN Tahun 2022.

Kepala Negara juga menekankan pentingnya pembangunan sistem edukasi kebencanaan berkelanjutan di daerah rawan bencana.
Bupati Agas menyampaikan bahwa, budaya sadar kebencanaan harus dimulai sejak dini dan dimulai dari individu, keluarga, komunitas, sekolah sampai lingkungan masyarakat. Indonesia tangguh bencana harus menjadi kesadaran dan dilakukan semua pihak.

Baca Juga: Bupati Agas: Tanamlah Porang dan Jagung Sebanyak Mungkin

“Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional harus dibarengi langkah konkrit pencegahan, mitigasi kesiapsiagaan, dan peringatan dini. Selain itu juga harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas lembaga dan SDM. Hari kesiapsiagaan bencana bukan sekedar kegiatan seremoni, tetapi mengedepankan aksi nyata dengan target nyata meningkatnya kesadaran keluarga yang tangguh menghadapi bencana," ungkap politisi Partai PAN itu. 

Demikian Bupati Agas, berharap agar setiap kegiatan HGBN harus melibatkan masyarakat. Jika tahun 2019 BNPB berhasil melibatkan lebih dari 53 juta masyarakat Indonesia yang berkomitmen turut serta dalan gerakan kesiapsiagaan bencana, maka tahun ini targetnya haruslah semua keluarga sebangsa se tanah air. Latihan kesiapsiagaan mutlak dilakukan secara berkala. Latihan kesiapsiagaan bencana menjadi sesuatu yang rutin, sesuai kebutuhan keluarga di masing-masing daerah.

Baca Juga: Utusan Warga Tiga Desa di Matim Temui Bupati Agas

Halaman:

Editor: Oswaldus Jaya Budiman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X