• Kamis, 26 Mei 2022

Wabup Manggarai Membuka Kegiatan Konsultasi Publik KLHS terkait Rencana Detail Tata Ruang Perkotaan Langke Rem

- Rabu, 27 April 2022 | 21:00 WIB
Wakil Bupati Manggarai, Heribertus Ngabut (Prokopim )
Wakil Bupati Manggarai, Heribertus Ngabut (Prokopim )

MANGGARAI -- Wakil Bupati Manggarai, Heribertus Ngabut, membuka kegiatan Konsultasi Publik Kajian Lingkungan Hidup Strategis Terhadap Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Perkotaan Langke Rembong di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai pada Rabu, (27/04/2022).

Dalam kesempatan itu, Wabup Heri menyampaikan pelaksanaan pembangunan harus mengacu pada aturan yang ada, khsusunya kajian lingkungan strategis dan tata ruang. Sebab itu, kajian RDTR ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari semua sektor.

Baca Juga: Jaghur Stefanus Resmi Diberhentikan dari Jabatan Wakil Bupati Manggarai Timur

Ia menjelaskan, ada empat alasan dasar Kajian Lingungan Hidup Strategis revisi RDTR yakni meningkatkan pembangunan, rencana dan implementasi pembangunan lebih terjamin keberlanjutannya, mengurangi kemungkinan kekeliruan dalam membuat prediksi pada awal proses perencanaan kebijakan, rencana atau program pembangunan, dan dampak negatif lingkungan di tingkat proyek pembangunan semakin efektif diatasi atau dicegah karena pertimbangan lingkungan telah dikaji sejak tahap formulasi kebijakan, rencana, atau program pembangunan.

“Kajian lingkungan hidup strategis ini berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan, bahwa pembangunan harus berbasis kawasan. Kita omong tata ruang, bicara tentang peruntukan ruang di Kota Ruteng,” katanya.

Baca Juga: Wabup Matret Kokop Buka Bimtek Penatausahaan Aplikasi SIMDA FMIS

“Pa Bupati dan saya bepikir bersama bagaimana membangun Manggarai ke depan. Dan dari sisi politik Bupati dan Wakil Bupati mempunyai kontrak politik yang tertuang dalam visi misi dan tentu berharap bahwa urus daerah ini bukan hanya milik Bupati dan Wakil Bupati. Maka kemudian bapak ibu hadir di sini untuk memastikan bahwa ini bagian dari skenario managemen partisipatif, agar program bisa berjalan dengan baik dan benar,” tambahnya.

Demikian Wabup Heri, prinsip pembangunan harus didahului dengan berbagai kajian yang matang dan mempertimbangkan banyak hal, guna memastikan tidak berdampak buruk pada tata ruang dan dampak lingkungan.

Baca Juga: Begini Kondisi Gedung SD Compang Ngeles di Elar Kabupaten Manggarai Timur

Halaman:

Editor: Oswaldus Jaya Budiman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X