• Jumat, 20 Mei 2022

Selain Tak Ada Penerangan Listrik PLN, Akses Masuk Menuju Kampung Mondo Putus Total

- Selasa, 26 April 2022 | 19:34 WIB
Akses masuk menuju Kampung Mondo, Desa Bangka Kantar (Foto: Ignas Tulus)
Akses masuk menuju Kampung Mondo, Desa Bangka Kantar (Foto: Ignas Tulus)

MANGGARAI TIMUR | Nasib yang tidak menguntungkan dirasakan oleh ratusan orang yang tinggal di Kampung Mondo, Desa Bangka Kantar, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kampung yang sepertinya dianaktirikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Matim itu hingga kini belum merasakan sentuhan pembangunan secara maksimal.

Bagaimana tidak, hingga saat ini Kampung Mondo menjadi satu–satunya Kampung di Desa Bangka Kantar yang tidak mendapatkan penerangan dari listrik PLN. Padahal, secara geografis Kampung itu berada persis di sekitar pusat pemerintahan Kabupaten Matim, Lehong. Tidak hanya itu, berdasarkan penelusuran media ini, akses masuk dari Wae Reca menuju Kampung Mondo itu juga mengalami putus total.

Baca Juga: Lorens Beos: Pengamalan Pancasila di Manggarai Timur Mengecualikan Orang Mondo

Informasi yang diperoleh media ini, jalan menuju kampung tempat rumah Bupati Matim, Agas Andreas berdiri itu sudah lama mengalami putus total. Namun sayang, hingga saat ini masih belum mendapatkan perhatian dari Pemda Matim.

Salah satu warga Mondo, Lorensius Beos beberapa waktu lalu mengadukan kondisi jalan yang mengalami putus itu kepada empat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Matim salah satunya Ketua DPRD Matim, Heremias Dupa.

Lorensius kepada anggota DPRD Matim itu mengaku, jalan yang mengalami putus total itu merupakan satu–satunya jalur alternatif bagi Warga Mondo jika hendak pergi ke pusat kota Kabupaten Matim, Borong.

Baca Juga: Kampung Mondo Belum Dialiri Listrik PLN, Warga Minta DPRD Matim Jangan Diam

"Karena jalan tersebut putus, terpaksa kami dari Mondo harus putar lewat Kampung Longko kalau mau ke Borong. Padahal kalau jalan itu baik, lebih singkat lewat disitu," kata Lorensius beberapa waktu lalu saat beraudiens dengan para Wakil Rakyat itu.

Katanya, saat ini warga Mondo benar–benar merasakan keterpurukan karena selalu luput dari perhatian Pemda setempat.

Ia pun menilai, pengamalan sila kelima Pancasila di Kabupaten Manggarai Timur selalu mengecualikan Masyarakat yang menguni kampung itu.

"Kami selalu tidak perhatikan. Itulah yang dilakukan oleh Pemda Matim selama ini," ujar Lorensius.

Lorensius berharap agar Anggota DPRD khususnya DPRD dari Dapil satu yang mencakup wilayah Kecamatan Borong dan Kecamatan Rana Mese tidak menjadi penonton atas keterpurukan yang dialami masyatakat di Kampungnya itu.

Editor: Ignasius Tulus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X