• Jumat, 20 Mei 2022

Proyek Air Minum Bersih IKK Watunggong Diduga Kerja Asal Jadi, Masyarakat Tiga Desa Geram

- Sabtu, 23 April 2022 | 10:45 WIB
Meteran air minum bersih di Desa Golo Pari yang hingga saat ini tidak befungsi  (Oswaldus Jaya Budiman )
Meteran air minum bersih di Desa Golo Pari yang hingga saat ini tidak befungsi (Oswaldus Jaya Budiman )

MANGGARAI TIMUR -- Pengerjaan proyek perluasan SPAM Jaringan Perpipaan IKK Watunggong, Desa Satar Nawang, Kecamatan Congkar, diduga kerja asal jadi. Pasalnya, proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan besar anggaran senilai Rp. 2.026.250.000 dan waktu pengerjaan sejak 27 Juli - 24 November 2021. Proyek ini dikerjakan oleh CV Karunia sebagai pelaksana dan CV Kukuh Abadi sebagai pengawas.

Proyek yang masih dalam masa pemeliharaan tersebut, tidak memberikan manfaat kepada masyarakat di tiga desa yakni Desa Golo Ngawan, Desa Golo Pari, dan Desa Buti. Pasalnya, sudah tiga bulan lebih air tidak mengalir ke tiga desa tersebut. Hal ini menimbulkan pertanyaan dari masyarakat setempat terkait konstruksi pengerjaan proyek.

Baca Juga: Warga Kampung Kigit, di Manggarai Timur Butuh Air Minum Bersih

Epik, salah satu warga asal Desa Golo Pari, Kecamatan Congkar, kepada media ini menjelaskan bahwa sudah tiga bulan lebih air tidak mengalir sejak proyek tersebut selesai.

"Kasihan Pak. Kami merindukan air minum bersih ini tapi jalannya tidak lama," ungkapnya dengan kesal.

Ia juga menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Manggarai seharusnya tidak mengakomodir kontraktor nakal yang mengerjakan proyek tidak maksimal.

Baca Juga: Warga Dua Desa Sesalkan Pengerjaan Proyek Air Minum Bersih di Matim

"Pemkab Matim harus bina Kontraktor nakal yang kerja proyek tidak maksimal," tambahnya.

Sementara itu, perwakilan masyarakat Desa Golo Pari, Rofinus Nafir kepada media ini menerangkan, bahwa proyek pengerjaan air minum bersih di tiga desa itu tidak memberikan manfaat kepada masyarakat setempat.

Halaman:

Editor: Oswaldus Jaya Budiman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X