• Selasa, 5 Juli 2022

Berkat Doa Ibu

- Rabu, 22 Juni 2022 | 13:54 WIB
Ilustrasi  (Farah.id )
Ilustrasi (Farah.id )

(Lantas apa yang mesti disalahkan? Apa iya ketika seseorang dilahirkan ke dunia tanpa sosok seorang Ayah, akan menjadi seseorang yang hina dan dianggap sebagai sumber malapetaka. Tentu tidak. Kehadirannya justru tidak akan memperkeruh suasana, tetapi akan membawa bahagia. Jika orang menganggap aku hina aku tak peduli akan itu!)

****

Aku Ari seorang siswa kelas dua belas. Baru saja aku menyelesaikan ujian akhir dengan predikat terbaik. Ia juga mendapat sebuah penghargaan dan hadiah berupa beasiswa untuk melanjutkan pendidikan atau Kuliah di Perguruan Tinggi  di Ibukota negara. Seorang gadis desa yang lugu tetapi cerdas sekarang Ia bisa mewujudkan mimpinya melanjutkan Kuliah.

Malam itu hujan begitu besar, menerobos semesta hingga butir-butirnya meneteskan kerinduan. Di beranda rumah ia selalu menyaksikan hujan dengan menikmati secangkir kopi buatan tangan Ibu

 “Tunggu apa lagi Ri?” tanya ibu.

“Saya menunggu pelangi Bu” Jawabnya.

Ibu hanya tersenyum. Menyaksikan Putri semata wayangnya bertumbuh Dan terus bertumbuh tanpa mengeluh, meski Ia tahu pasti Ia kesepian tanpa kehadiran Seorang ayah.

Ia pernah bertanya tetapi karena Ia anak baik dan Ia mengerti jika yang terjadi bukanlah sepenuhnya kesalahan ibu atau ayah, atau karena Tuhan. Tetapi Ia mengambil hikmat dari kejadian itu dan berharap Ia akan menjadi lebih baik agar bisa menjadi Kuat juga seperti Ibu

***

Halaman:

Editor: Waldus Budiman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Selepas Jubah Kau Menjadi Luka

Minggu, 3 Juli 2022 | 19:19 WIB

Enu dan Nana yang Berjubah

Minggu, 3 Juli 2022 | 11:04 WIB

Perempuan yang Terluka Berkalung Beban

Sabtu, 2 Juli 2022 | 14:13 WIB

Tentang Mama Tak Pernah Usai dan Selesai

Jumat, 1 Juli 2022 | 11:03 WIB

Eloi, Puisi-puisi Arnoldus Aliando

Senin, 27 Juni 2022 | 20:33 WIB

Pada Lukamu yang Sunyi

Senin, 27 Juni 2022 | 12:44 WIB

Air Mata Mama, Catatan di Ujung Pena

Minggu, 26 Juni 2022 | 18:27 WIB

Menemukanmu setelah Perayaan Ekaristi

Minggu, 26 Juni 2022 | 09:35 WIB

Kisah Rani

Sabtu, 25 Juni 2022 | 14:52 WIB

Air Mata Mama, Catatan di Ujung Pena

Rabu, 22 Juni 2022 | 18:01 WIB

Berkat Doa Ibu

Rabu, 22 Juni 2022 | 13:54 WIB

Gadis Kota Dingin

Senin, 20 Juni 2022 | 22:26 WIB

Doa Seorang Pelacur, Catatan di Ujung Pena

Senin, 20 Juni 2022 | 19:33 WIB

Surat Cinta untuk Aisya

Minggu, 19 Juni 2022 | 18:34 WIB

Hilangnya Mendung di Langit Rumah

Minggu, 19 Juni 2022 | 15:21 WIB

Perempuan yang Menangis dalam Tubuh Pastor Pedro

Sabtu, 18 Juni 2022 | 22:22 WIB

Buku, Puisi-puisi Helena Deci

Senin, 30 Mei 2022 | 09:22 WIB

Mimpi Kenyataan yang Tertunda

Rabu, 25 Mei 2022 | 08:41 WIB
X